CIVICS EDUCATION

UIN SGD Bandung

“DEMOKRASI SAMBAL TERASI”

Oleh : Fajar Burnama

 

            Di sebuah pagi, Si Kabayan mengobrol dengan Pak RT. Dalam obrolannya, mereka menceritakan tentang segala rupa masalah, mulai dari kehidupan di desa hingga kehidupan berbangsa dan bernegara. Pak RT bertanya, “Yan kenapa yanegara kita terus-menerus sakit?”Si Kabayan menjawab, “Ya salah kita sendiri, setiap hari makannya sambal terasi”,”Lho maksudnya?”Pak RT kebingungan.”Iya pak negara kita ini setiap hari makan sambal terasi terus jadi perutnya sakit terus”Si Kabayan menjelaskan, “Memangnya negara kita bisa makan sambal terasi?”Pak RT semakin bingung, “Bapak ini bagaimana kan negara kita memang negara sambal terasi (baca:demokrasi)” Tungkas Si Kabayan. Baca selebihnya »

Desember 4, 2007 Ditulis oleh kanguwes | Demokrasi | | 1 Komentar

Berulang, Tak Berujung

Oleh : Egi Septian Effendi

             Kasus kerusuhan PILKADA, kasus bentrokan antar kampung, kasus ajaran sesat, kasus kerusuhan antar pendukung sepak bola, kasus penggusuran, kasus UN dan kasus lapaindo. kasus-kasus tersebut adalah sebagian dari kasus-kasus yang terjadi sejak tahun 2005. Dan kasus-kasus itu malah terus terjadi berulang-ulang sampai saat ini. maka pantaslah timbulah pertanyaan dikalangan masyarakat, “kenapa itu tak usai-usai? dan siapa yang pantas bertanggung jawab atas semuanya itu?”. Baca selebihnya »

Desember 2, 2007 Ditulis oleh kanguwes | Demokrasi | | Belum Ada Tanggapan

Pemilu dulu dan sekarang

Oleh : Neli Herlina

pada masa dahulu rakyat ikut serta secara langsung dalam pemerintahan, mengingat jumlah penduduk suatu negara relatif masih sedikit dan kepentingan negara belum banyak, beda pada zaman modern seperti sekarang, beda dengan yang dilaksanakan pada masa dahulu disebabkan dengan banyaknya jumlah penduduk suatu negara semakin banyak sehingga untuk menyampaikan keinginan harus melalui wakil-wakilnya yang
dipilih melalui pemilihan umum. Baca selebihnya »

November 23, 2007 Ditulis oleh kanguwes | Demokrasi | | Belum Ada Tanggapan

Koalisi partai Islam dengan partai Sekuler, Bisakah?

Oleh :Ade Susilawati

Koalisi berasal dari bahasa Inggris “Coalition” yang  artinya pergabungan, persatuan, koalisi. Sedangkan Coalition party adalah partai koalisi. Maksudnya, persatuan dua partai atau lebih yang memiliki tujuan bersama. Dengan kata lain, partai-partai tersebut mesti memiliki idealisme yang sama. Jika koalisi partai memiliki idealisme yang saling bertentangan, maka akan mustahil dapat mewujudkan satu tujuan bersama. Karena masing-masing mempunyai purpose yang berbeda.. Yang menjadi pertanyaan adalah apakah bisa koalisi antara Partai Islam dengan Partai Sekuler? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, kita harus mengetahui visi-visi atau idealisme dari kedua partai itu. Baca selebihnya »

November 19, 2007 Ditulis oleh kanguwes | Demokrasi | | & Komentar

MASYARAKAT HARUS HATI-HATI AKAN JANJI PALSU PARTAI POLITIK

Oleh : DAHLAN SYUKUR

Pemilihan umum atau yang biasa kita kenal dengan pemilu melahirkan daya tarik yang kuat, bagi para calon legislatif untuk menarik simpati para rakyat. untuk menarik simpati dari rakyat maka para caleg menggunakan berbagai macam cara, meskipun cara yang mereka gunakan bertentangan dengan syarat yang telah ditetapkan oleh pengurus KPU. untuk mengantisipasi kelicikan para caleg yang tidak bertanggungjawab maka kami berharap kepada pengurus KPU khususnya agar lebih diperketat lagi dalam pelaksanaan pemilihan yang akan datang. Baca selebihnya »

November 19, 2007 Ditulis oleh kanguwes | Demokrasi | | 1 Komentar

DEMOKRASI INDONESIA

Oleh : FENTY EFFENDY

Demokrasi adalah suatu pemikiran manusia yang mempunyai kebebasan  berbicara, megeluarkan pendapat. Negara Indonesia menunjukan sebuah Negara yang sukses menuju demokrasi sebagai bukti yang nyata, dalam peemilihan langsung presiden dan wakil presiden. Selain itu bebas menyelenggarakan kebebasan pers. Semua warga negar bebas berbicara, mengeluarkan pendapat, mengkritik bahkan mengawasi jalannya pemerintahan. Demokrasi memberikan kebebasan untuk mengeluarkan pendapat bahkan dalam memilih salah satu keyakinan pun dibebaskan. Baca selebihnya »

November 19, 2007 Ditulis oleh kanguwes | Demokrasi | | & Komentar

DEMOKRASI DAN ISLAM

Oleh : FERA YANI

Indonesia adalah Negara yang menganut sistem Liberal atau demokrasi, dari asosiasi internasional kosultan politik (International Association Of Political Consultan atau IPAC), memberikan penghargaan demokrasi (demokrasi award) kepada Indonesia, bahwa Negara Indonesia mencermikan perkembangan yang positif dalam demokrasi yang tumbuh sejak reformasi 1998 lalu. Baca selebihnya »

November 19, 2007 Ditulis oleh kanguwes | Demokrasi | | & Komentar

MASA DEPAN DEMOKRASI INDONESIA

Oleh : Uwes Fatoni

foto.jpg

Bangsa Indonesia pada tanggal 12 Nopember yang lalu mendapatkan anugerah penghargaan bergengsi The Democracy Award, dari IAPC (International Association of Political Consultant). Penghargaan ini diberikan karena Indonesia telah menunjukkan komitmen dalam membangun dan melaksanakan demokrasi. Pemilu 1999 dan 2004 yang berjalan secara jujur, adil dan aman menjadi alasan peraihan penghargaan tersebut. Demikian juga pemilihan langsung kepala daerah (pilkada) serta kebebasan pers menjadikan Indonesia sebagai nomasi yang terkuat. Baca selebihnya »

November 19, 2007 Ditulis oleh kanguwes | Demokrasi | | & Komentar